Antara Soekarno dan Rahasia Semesta di Hari Kemerdekaan

Sebagai warga negara Indonesia, kita tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu The Founding Father Negara Indonesia ini. Banyak tulisan yang membahas kisah perjalanannya dari kecil, namun pernahkah kita membahas Soekarno dari segi Astrologi?

Pada tanggal 6 Juni 1901, Desa Peneleh, Surabaya diberkahi oleh kelahiran anak laki-laki bernama Koesno Sosrodiharjo dari pasangan Ida Ayu Nyoman Rai dan Soekemi Sosrodihardjo. Sedari kecil, Kusno tak asing dengan hal berbau “mistis”. Ayahnya yang bernama Soekemi Sosrodihardjo dengan sedikit kepercayaan mistis Jawa-nya (Meskipun beliau lebih condong Theosofis dan Islamis), berbaring di bawah kolong kasur tempat Kusno tidur untuk menemani dan mendoakan kesembuhan bagi anaknya yang penyakitan. (Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, halaman 35)

Karena tak kunjung sembuh, sesuai dengan kepercayaan jawa maka anak laki-laki yang awalnya diberi nama Kusno itu akhirnya harus diganti namanya. Kusno yang berarti kesentosa-an atau suka ilmu pengetahuan berganti nama menjadi Karna, nama seorang Pahlawan besar dari kubu Kurawa dalam cerita Mahabharata.

Selain mempelajari ilmu Jawa, sifat ingin belajar berbagai ilmu pengetahuan mengenalkannya dengan ilmu tafsir bintang. Hal tersebut bisa dilihat dari autobiografi Soekarno yang ditulis oleh Cindy Adams:

Hari lahirku ditandai oleh angka serba enam. Tanggal enam bulan enam. Adalah mendjadi nasibku jang paling baik untuk dilahirkan dengan bintang Gemini, lambang kekembaran. Dan memang itulah aku sesungguhnja. Dua sifat jang berlawanan. Aku bisa lunak dan bisa tjerewet. Aku bisa keras laksana badja dan aku bisa lembut berirama. Pembawaanku adalah paduan daripada pikiran sehat dan getaran perasaan. Aku seorang jang suka mema’afkan akan tetapi akupun seorang jang keras kepala. Aku mendjebloskan musuh-musuh Negara kebelakang djeradjak-besi, namun demikian aku tidak sampai hati membiarkan burung terkurung didalam sangkar”

Bung Karno: Penyambung lidah rakyat Indonesia, halaman 24

Sejak dari kecil, Soekarno telah dihadiahkan kepercayaan dan harapan dengan menjadi ‘putra sang fajar’. Ini bukan hanya karena ia lahir saat fajar mulai menyingsing, tapi juga sebagai bentuk harapan agar ia mampu menjadi cahaya yang memimpin orang lain. Sekarang, harapan tersebut terkabul dan kita telah mengenang Soekarno sebagai Bapak Revolusi Indonesia. Apakah ini semua adalah takdir? Kalau memang takdir itu ada, apa kita bisa mengetahuinya?

Sebenarnya, kita semua dilahirkan dengan birth chart yang didalamnya terdapat planet-planet dengan ciri khas masing-masing. Pembahasan mengenai Soekarno selama ini terpusat pada catatan sejarah, padahal kita dapat melihat Soekarno melalui kacamata Astrologi. Dengan begitu, Soekarno juga memiliki birth chart yang akan merepresentasikan karakternya berdasarkan posisi planet yang singgah pada tanggal kelahiran Beliau dan saat hari kemerdekaan, 17 Agustus 1945.

Akta Kelahiran Astrologis Soekarno

Soekarno memiliki Sun di Gemini dan Stellium di Gemini. Stellium adalah planet yang singgah paling dominan dalam sebuah birth chart. Bila kita lihat gambar di atas, terlihat bahwa Planet yang singgah di Gemini pada kelahiran Soekarno adalah: Sun, Venus, Neptunus, dan Pluto. Sehingga dalam kasus ini, Soekarno bisa dikatakan sebagai ‘sangat Gemini’.

Dalam aspek kualitas, Soekarno memiliki kualitas mutable dan cardinal yang sangat dominan. Hal tersebut membuat aspek fixed-nya sangat minim. Cardinal memiliki kemampuan yang baik dalam menginisiasi sesuatu, itu mengapa kulaitas tersebut juga merupakan ciri pemimpin alami dalam diri seseorang. Sementara kualitas mutable membuatnya mudah beradaptasi, fleksibel, serba bisa, dan mudah menerima gagasan. Namun, kedua kualitas tersebut sama-sama memiliki kekurangan dalam konsistensi.

Baca Juga: 12 Zodiak dan Sejarahnya

Soekarno adalah kombinasi dari elemen ‘tanah’ dan ‘udara’. Kombinasi ini membuat Soekarno menjadi orang yang pemikir sekaligus empati. Ini adalah kombinasi yang bagus karena Soekarno bisa memisahkan logika dan emosional, sehingga ia bukan tipikal yang mudah stress atau bad mood.

Sisi maskulin dan feminin Soekarno seimbang, Yin dan Yang juga dalam keseimbangan. Soekarno memperhatikan orang disekitarnya tanpa kehilangan perhatian pada dirinya sendiri. Keseimbangan ini membuat Soekarno mampu mengatur akal dan emosi dengan baik.

Sun Sign di Gemini

Selanjutnya, kita akan mengupas lebih dalam soal planet-planet dalam birth chart Soekarno. Pertama-tama, mari kita membahas Sun sebagai planet utama dalam tata surya.

Sun pada Gemini membuat karakter Soekarno menjadi seseorang yang suka menyelidiki, mencari, dan berpikir. Soekarno sangat komunikatif, entah itu dengan berbicara langsung atau menulis. Rasanya tidak heran kalau Soekarno dijuluki sebagai ‘singa podium’ karena kelihaiannya dalam berpidato. Keahlian ini diturunkan dari pengaruh Sun Gemini yang dikenal sebagai ‘Sang Juru Bicara’. Selain itu, Soekarno juga suka mengerjakan banyak hal sekaligus dan suka terjebak dalam kompleksitas hidup.

Sebagai planet yang menjelaskan sisi terdalam manusia, kita juga perlu membahas Moon pada birth chart Soekarno. Soekarno memiliki Moon Sign Capricorn. Setiap orang dengan Moon Sign di Capricorn adalah orang yang tekun, tapi pikiran yang individualistis terkadang membuat mereka menjadi orang yang penuh obsesi. Ketika seorang Moon Sign Capricorn menargetkan suatu harapan pada sebuah ide, ia akan bekerja secara maksimal.

Selain Soekarno, orang-orang dengan Moon Sign di Capricorn kebanyakan sukses dan menoreh sejarah pada dunia. Sebut saja Napoleon Bonaparte, George Washington, dan Abraham Lincoln

Baca Juga: Selengkapnya Mengenai Moon Sign Capricorn

Setelah Moon Sign mari kita bahas Ascendant Sign di Gemini milik Soekarno. Tanda Ascendant Gemini memberi kemampuan menggunakan kata yang tepat untuk menyampaikan maksud, punya wawasan luas, pandai, dan berpikir cepat. Ascendant Gemini cenderung berada di posisi yang tinggi, bukan karena keinginan tapi karena cara mereka dalam menangani orang orang.

Mereka bisa merespon pertanyaan apapun dengan cepat, sangat suka puzzle, games, buku, dan segala hal yang menghibur otakmu. Ascendant Gemini juga cenderung congkak, dan merasa lebih tau dari orang lain. Mereka suka bertemu situasi dan orang baru, seperti pindah rumah, dan menikah lebih dari sekali. Pengaruh dari Merkurius membuatnya punya kepintaran, persepsi tajam, kepandaian dalam berbicara dan menulis. Hal ini juga menumbuhkan kesombongan, sarkasm, tinggi hati, sinisme, dan kekacauan pada diri setiap Ascendant Gemini

Tanda Venus di Gemini Milik Soekarno

Venus pada Gemini membuatnya tertarik pada orang lain melalui tingkat intelektual mereka. Ia senang berbicara soal cinta, meskipun tidak suka membuat sebuah komitmen yang melibatkan sisi emosional. Venus pada tanda ini menuntut sebuah kebebasan pada pasangannya. Soekarno memiliki ketertarikan pada penjelajahan, sastra, dan bertemu orang-orang baru.

Ketertarikan pada Sastra tersebut ia buktikan dengan keikutsertaan pada perkumpulan Sandiwara Kelimutu, sebuah grup drama di Flores. Selain itu, kita ketahui pula bahwa Soekarno menikah sebanyak 9 kali seperti yang tertulis di catatan Sejarah.

Baca Juga: Mau Tahu Tanda Venus-mu? Cek di Sini yuk!

Tanda Pluto di Gemini Milik Soekarno

Pluto Soekarno berada di Gemini, yang merupakan tanda komunikasi dan revolusi. Gemini mampu memengaruhi masyarakat luas, dan mampu mengarahkan mereka pada pemikiran kreatif. Gemini terus mencari perubahan dan kebebasan dari pembatasan lama.

Tanda Neptunus di Gemini milik Soekarno

Neptunus pada Gemini memiliki kemampuan untuk mengekspresikan diri yang itu sekaligus menghipnotis public. Posisi Planet ini memberi ia kesan yang bertahan lama di Masyarakat. Ia juga membawa inspirasi pada penemuan baru, dalam Ilmu Pengetahuan dan mekanika. Ia cenderung menarik orang-orang yang tidak biasa, dan memiliki gagasan yang tidak praktis.

Perjalanan Menuju Kemerdekaan Indonesia

Pada tanggal ini, 75 tahun yang lalu, Soekarno membacakan teks proklamasi di hadapan rakyat Indonesia. Peristiwa itu merupakan momen bersejarah bagi kita dan dunia, yang menjadi awal kehidupan baru untuk rakyat Indonesia. Akan tetapi, pernah tidak kita bertanya-tanya, mengapa harus pada tanggal itu? Lalu, apakah Soekarno diberkati langit untuk memproklamirkan kemerdekaan kita? Ataukah langit memiliki rencana tersendiri? Hal apa yang bisa kita lihat?

Pada hari itu, keempat elemen, api, tanah, udara, dan air berada dalam keseimbangan energik yang memberi semangat lebih. Tidak hanya itu, rasio emosi juga berada dalam keseimbangan. Dengan begitu, 17 Agustus 1945 menjadi waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang panjang dan sulit, juga untuk mengambil keputusan penting. Ini adalah aspek yang paling dibutuhkan oleh Soekarno!

Persinggahan Uranus di Gemini

Uranus adalah planet yang melambangkan kebaharuan, perubahan dan pembebasan diri. Planet ini memiliki keberuntungan yang dihadiahkan pada Soekarno di tanggal 17 Agustus 1945. Uranus selalu membawa perubahan dan peristiwa yang tidak terduga, termasuk Kemerdekaan Indonesia. Posisi Uranus pada Gemini menguntungkan Soekarno yang notabene memiliki empat planet di tanda zodiak Gemini.

Uranus yang transit di Gemini memberikan dukungan pada orang-orang yang memiliki ideologi radikal dan mau memberontak kekuasaan mapan (pada saat itu kolonialisme). Soekarno, sebagai yang bertanda matahari Gemini dan memiliki Stellium di Gemini dengan ini akan mendapatkan tenaga lebih.

Persinggahan Mars di Gemini

Mars pada tanda gemini membuat Soekarno pandai dalam membagi fokus. Imbasnya, ia malah susah fokus jika hanya mengerjakan satu hal saja. Ibaratnya pada periode ini, jika Soekarno menyetir, maka dia juga akan berbicara dengan orang lain, merokok, maupun sekadar bernyanyi. Tanda ini juga memberi kesempatan baginya untuk menginspirasi dan memimpin orang lain melalui kekuatannya secara lisan dan tulisan. Ia berbakat dalam meyakinkan orang lain tentang apa yang dicita-citakannya.

Baca Juga: Mau Tahu Tanda Mars-mu? Cek di Sini Yuk!

Transit Mars pada Neptune

17 Agustus 1945, posisi planet Mars berada di Gemini. Soekarno yang memiliki tanda Neptunus di Gemini, memiliki nasib baik pada tanggal itu. Kondisi planet Mars pada saat itu, memberi kesempatan bagi para Neptunus-Gemini (termasuk Soekarno) untuk meningkatkan kehidupan orang lain, dan menjadi sukarelawan untuk suatu tujuan maupun membela orang yang tertindas. Namun pada periode Mars di Gemini ini bisa juga menjadi bumerang bagi mereka dengan tanda Neptunus di Gemini, apabila tidak mampu mengendalikan amarahnya.

Kita semua tahu, apa yang dilakukan Soekarno pada 17 Agustus 1945, telah mengubah nasib bagi banyak orang. Teks Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan Soekarno secara de facto memberi harapan bagi masyarakat yang selama ini merasa tertindas atas penjajahan.

Transit Mars pada Sun

Selama satu minggu, Mars akan mempengaruhi Natal Sun Soekarno menjadi enerjik, fokus, dan kompetitif dari biasanya. Tapi dia juga bisa kehilangan kendali ketika orang merendahkannya.

Transit Mars pada Venus

Pada minggu itu Soekarno termotivasi pada apa yang ia inginkan, sesuatu yang ia senangi, atau orang-orang yang dikasihinya. Tapi di satu sisi, karena terlalu berambisi mendapatkannya, Soekarno pada periode ini berkemungkinan untuk memperlakukan orang lain semena-mena.

Transit Mars pada Pluto

Pada minggu itu Soekarno mendapatkan kesempatan pada apa yang telah ia buat. Soekarno tak akan menbiarkan halangan menciutkan niatnya.

Venus di House ke-1

Orang dengan Venus di House pertama sangat memperhatikan penampilan yang baik menghargai pendekatan personal, dan sangat diskriminasi secara personal tentang selera dan seni. Pengaruh posisi ini: sangat kuat

Baca Juga: Mau Tahu Moon Sign-mu? Cek di Sini Yuk!

Moon di House ke-8

Moon di house ke-8 memberi ketajaman jiwa berbisnis tidak pernah lebih tajam daripada ketika bekerja dengan atau untuk orang lain — grup perusahaan atau semacamnya. Selain itu, dengan posisi tersebut, Ia pandai menemukan excess (jumlah lebih dari yang dibutuhkan) dan menggunakannya lagi. Tindakannya mendapat dukungan dari orang di sekitar, dan mempengaruhi mereka. Pengaruh posisi ini: sangat kuat

Mars Square dengan Uranus

Desakan tradisionalmu berselisih dengan semua yang inovatif dan merubah. Kamu melawan hal ini terus terusan. Dorongan dan emosi mu mengambil jalan yang konservatif dan aman, menghindari jalan baru dan berbeda. Kamu mungkin kesulitan merasa spontan dan menjadi terlalu bergantung pada orang lain. Semua ini akan meledak dalam kemarahan yang tiba tiba dari waktu ke waktu.

Black Moon Lilith di House ke-5

Black Moon Lilith punya penempatan yang kuat di 5th house. Karisma mu paling kuat dan orang orang cenderung mengagumi mu atau mencari saranmu. Kamu menikmati perhatian ini, tapi kamu tidak suka tanggung jawab dan keseriusan yang datang bersamanya.

Vesta di House ke-5

Jika beban hidup terasa menghabiskan seluruh energimu, jawabannya ada pada seni, kesenangan, dan permainan. Pergi ke teater atau opera mungkin akan menaikkan semangatmu. Melihat orang lain tampil bisa merubah perspektif pada hidupmu.

Entah sejarah maupun astrologi, keduanya sama-sama hal yang mengumpulkan kita di sini sebagai bangsa yang merdeka.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”

Soekarno

“Dan jangan lupa pelajari bintang-bintang di zoodican.com hehe.. meow…”

Zowyy

Penulis: Tim Riset Zoodican

Facebook Comments Box